May 15, 2008
Dirumah-ku ada anak kecil. Bulan September 2008 nanti umurnya 5 tahun, namanya Bagus Sugiharto. Bagus itu anak ke-2 pembantu-ku, yang sudah bekerja di rumah-ku sejak tahun 2001. Bagus Sugiharto adalah nama pemberian suami-ku, yang artinya: bagus = bagus - dengan harapan menjadi anak berwajah ’bagus’ dan ’baik hati’ (bagus atine), sugih = kaya; arto = duwit – kelak berkecukupan dan banyak uang untuk bisa menghidupi keluarganya, serta membantu mak dan pak-nya.
Bagus dilahirkan di Cigoong, desa kecil di daerah Serang. Ketika Bagus berumur 3 tahun, emaknya kerja dirumah-ku lagi. Bagus sudah mengenal kami sejak umur setahun, karena sebulan sekali pasti ke Jakarta untuk mengambil susu dll. Kami dipanggilnya ’Yang-kung’ dan ’Yang-ti’.
Tahun lalu Bagus masuk sekolah TK-A. Bagus anak yang cukup cerdas. Di rumah, kami mengajarkan disiplin, hidup dalam tata-krama, bahasa Indonesia yang baik dan lain-lain yang baik untuk kepentingannya dimasa depan. Kami harus konsekwen dengan ajaran kami. Kalau tidak, bisa menjadi ’senjata makan tuan’, Bagus yang gantian menegur kami. 
Dua hari yang lalu, Bagus membuat surprise buat kami berdua. Yang-kung main organ lagu anak-anak ... eeee... Bagus bisa nyanyi dengan tone yang tepat dan tempo yang betul. Walaupun belum sempurna, tapi cukup membuat kami kaget. Ternyata banyak juga lagu-lagu yang sudah kami ajarkan.
Mudah-mudahan TUHAN memberi kami kesehatan, agar bisa membesarkan Bagus dengan baik dan benar, dan agar Bagus ’menjadi orang’ yang bisa dibanggakan kedua orang tuanya dan keluarga besarnya.

